Bupati Klungkung Resmi Luncurkan “Gebyar Mahottama” di Kabupaten Klungkung

Wajib Belajar 13 Tahun harus kita mulai sejak anak berada pada usia dini. Khususnya anak usia 5–6 tahun, kita perlu memastikan mereka memperoleh layanan PAUD yang berkualitas sebagai bekal memasuki pendidikan dasar.
PAUD bukan sekadar tempat bermain atau tempat menunggu masuk SD. PAUD adalah fondasi pendidikan. Pada usia dini, anak membangun kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, berpikir, mandiri, mengenal nilai-nilai kehidupan, serta mengembangkan karakter yang menjadi bekal bagi perjalanan pendidikannya.

Melalui Gebyar Mahottama ini, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung untuk bersama-sama menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun dengan memastikan anak-anak kita mendapatkan layanan pendidikan sejak usia dini.

Secara khusus, mengajak Bunda PAUD Kabupaten, Bunda PAUD Kecamatan, serta Bunda PAUD Desa/Kelurahan menjadi penggerak di tengah masyarakat. Mari berkolaborasi dengan pemerintah desa/kelurahan, PKK, Posyandu, satuan PAUD, puskesmas, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur terkait agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh fondasi pendidikan.

Gerakan ini juga membutuhkan kolaborasi lintas jenjang. PAUD perlu membangun komunikasi dengan SD. SD perlu memahami karakteristik anak yang datang dari PAUD. Demikian pula jenjang pendidikan berikutnya harus saling mendukung agar perjalanan pendidikan anak berlangsung secara berkesinambungan. Kita harus mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, tanpa tekanan dan tanpa memaksakan kemampuan akademik yang belum sesuai dengan tahap perkembangannya.

Anak-anak kita harus tumbuh dengan rasa senang belajar. Inilah semangat yang harus kita bangun dalam pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.

Disamping itu para orang tua untuk menjadi bagian terpenting dalam gerakan ini. Pendidikan pertama dan utama dimulai dari keluarga. Orang tua perlu mendampingi, memberikan teladan, membangun kebiasaan baik, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, cita-cita Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Klungkung dapat kita wujudkan.
Mari bersama kita gerakkan PAUD. Mari bersama kita sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun. Mari bersama kita wujudkan Klungkung yang maju melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam kegiatan Gebyar Mahottama Launching Wajib Belajar 13 Tahun ini. Semoga momentum ini semakin memperkuat sinergi dan gerakan pendidikan di seluruh Kabupaten Klungkung,”Ujar Bupati Klungkung, I Made Satria”.

Ketua panitia pelaksana, Dewa Ayu Sri Pudjiastuti menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan dalam serangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai wujud semangat kami untuk bersatu. Gebyar Mahottama sendiri adalah payung besar dari kegiatan yang dirangkaikan dengan launching Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai TK dan SD serta Jalan Sehat Kolaborasi lintas jenjang pendidikan (TK, SD, SMP, SMA). Inisiasi dari kegiatan ini menitikberatkan pada keinginan kami untuk maju bersama, harmonis dalam membangun persatuan, dan membangun karakter menuju generasi muda yang tentram dan makmur. Kami optimis dan memiliki keyakinan kuat bahwa kegiatan ini dapat menjadi pengingat agar lebih konsisten mengembangkan kegiatan serupa kedepannya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari di hari Sabtu (3/10), dengan jumlah peserta dapat kami laporkan dari jenjang murid TK sebanyak 510 orang, SD 500 orang, SMP 270 orang, SMA 50 orang dengan total 1330. Ditambah unsur pendidik dan tenaga kependidikan TK SD SMP se Kecamatan Dawan sebanyak 357 orang. Yang totalnya pada hari adalah 1887, belum termasuk orang tua maupun undangan lainnya. Anggaran dari kegiatan ini adalah swakelola/swadyaya dari pihak yang mendukung. Terimakasih Bapak Bupati atas dukungan moral material, Ketua DPR sekaligus ketua KONI, anggota DPRD sentral Dapil Dawan dan lainnya pihak sponsor, camat, perbekel Dawan, serta tak lupa yang semangat memotivasi selalu Kadisdikpora Klungkung dan jajarannya.

SALAM MAHOTTAMA

SALAM DIK (Sehat, Cerdas, Ceria)